Dalam pengolahan gas buang industri, sistem desulfurisasi memainkan peran kunci, dan satu komponen yang tampaknya tidak signifikan – nosel – secara langsung memengaruhi efisiensi dan stabilitas seluruh sistem. Dalam beberapa tahun terakhir,nosel desulfurisasi yang terbuat dari bahan silikon karbidaSecara bertahap menjadi favorit baru di industri ini. Hari ini, mari kita bahas fitur-fitur uniknya.
Apa itu silikon karbida?
Silikon karbida (SiC) adalah senyawa yang terdiri dari silikon dan karbon, yang memiliki kekerasan sangat tinggi dan ketahanan suhu tinggi serta korosi yang sangat baik. Kekerasan Mohs-nya mencapai 9,5, hanya kalah dari intan, yang berarti sangat tahan aus. Pada saat yang sama, silikon karbida dapat mempertahankan stabilitas di lingkungan suhu tinggi di atas 1350 ℃, yang memberikannya keunggulan alami dalam kondisi kerja yang berat.
Mengapa memilih silikon karbida sebagai nosel desulfurisasi?
Lingkungan kerja nosel desulfurisasi dapat digambarkan sebagai "keras":
-Paparan jangka panjang terhadap bubur korosif asam dan basa
-Pembilasan cairan berkecepatan tinggi
- Fluktuasi suhu yang besar
-Mungkin mengandung partikel padat
![]()
Nosel logam tradisional rentan terhadap korosi dan keausan, sementara nosel plastik kurang tahan panas. Nosel silikon karbida secara tepat mengimbangi kekurangan ini, dan keunggulan utamanya meliputi:
1. Ketahanan korosi yang sangat kuat
Silikon karbida memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap media korosif seperti asam, alkali, dan garam, dan masa pakainya jauh melebihi masa pakai nozel logam dan plastik.
2. Ketahanan aus yang sangat baik
Sekalipun bubur tersebut mengandung partikel padat, nosel silikon karbida dapat mempertahankan kinerja penyemprotan yang stabil dalam waktu lama dan sudut penyemprotannya tidak mudah berubah karena keausan.
3. Kinerja ketahanan suhu tinggi
Dalam lingkungan gas buang bersuhu tinggi, nosel silikon karbida tidak akan berubah bentuk atau melunak, sehingga memastikan efek penyemprotan yang stabil.
4. Konduktivitas termal yang baik
Membantu nosel untuk menghilangkan panas dengan cepat dan mengurangi kerusakan akibat tekanan termal.
Prinsip kerja nosel silikon karbida
Nosel desulfurisasi silikon karbida mengatomisasi bubur desulfurisasi (biasanya bubur batu kapur) menjadi tetesan kecil, yang bersentuhan langsung dengan gas buang, menyebabkan zat alkali dalam bubur bereaksi secara kimia dengan sulfur dioksida dalam gas buang, sehingga mencapai tujuan desulfurisasi.
Desain dan material nosel secara langsung memengaruhi efek atomisasi:
-Semakin halus partikel yang diatomisasi, semakin besar area kontak, dan semakin tinggi efisiensi desulfurisasi.
-Bahan silikon karbida memastikan stabilitas jangka panjang bukaan nosel, menghindari penurunan efek atomisasi akibat keausan.
Skenario aplikasi
Nozel desulfurisasi silikon karbida banyak digunakan dalam:
-Pembangkit listrik tenaga termal
-Pabrik baja
-Pabrik pembakaran sampah
-Sektor industri lain yang memerlukan desulfurisasi gas buang
Saran perawatan harian
Meskipun nosel silikon karbida memiliki daya tahan yang kuat, inspeksi dan perawatan rutin tetap penting:
-Periksa secara berkala apakah nosel tersumbat atau aus.
-Menjaga agar sistem filtrasi lumpur berfungsi dengan baik.
-Ganti nosel segera setelah menemukan penurunan kinerja.
ringkasan
Meskipun nosel desulfurisasi silikon karbida hanya merupakan komponen kecil dalam sistem desulfurisasi, nosel ini memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi desulfurisasi dan mengurangi biaya operasional. Nosel ini telah menjadi pilihan utama bagi semakin banyak perusahaan karena ketahanan korosi, ketahanan aus, dan ketahanan suhu tinggi yang sangat baik.
Memilih material dan desain nosel yang tepat tidak hanya dapat meningkatkan indikator lingkungan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi perusahaan. Dalam persyaratan lingkungan yang semakin ketat saat ini, nosel desulfurisasi silikon karbida diam-diam menjaga langit biru kita.
Waktu posting: 11 Oktober 2025