Transformasi luar biasa dari “berlian industri”: pengolahan keramik silikon karbida

Dari jalur pipa transportasi hingga kendaraan energi baru, dari tungku suhu tinggi hingga satelit antariksa, material yang dikenal sebagai "berlian industri" diam-diam menulis ulang batasan manufaktur modern.Keramik silikon karbida, material superkeras dengan kekerasan hanya kalah dari berlian alami, sedang menyebabkan revolusi senyap di berbagai bidang seperti industri modern, semikonduktor, kedirgantaraan, dan energi baru karena ketahanan suhunya yang tinggi, ketahanan radiasi yang kuat, dan konduktivitas termal yang sangat baik.
Ketika 'tulang keras' bertemu dengan manufaktur presisi
Jika keramik tradisional dalam seni dan kerajinan adalah porselen biru dan putih, maka keramik silikon karbida lebih mirip jam tangan Swiss dalam instrumen presisi. Kekerasannya 3-5 kali lipat dari keramik biasa, dan kekerasan yang mendekati berlian alami ini membuat proses pengerjaannya seperti mengukir pada pelat baja – alat potong biasa akan aus dengan kecepatan yang luar biasa selama pemotongan. Yang lebih rumit lagi adalah sifat "tangguh" silikon karbida membuatnya rentan terhadap retak tepi bahkan dengan sedikit kesalahan selama pemrosesan, terutama untuk beberapa bagian berdinding tipis yang membutuhkan kehati-hatian yang sama seperti karya seni kristal.
Namun, tuntutan industri modern mendorong terobosan teknologi. Para insinyur telah menemukan bahwa kunci untuk memecahkan masalah ini terletak pada kombinasi kekakuan dan fleksibilitas: mempertahankan sifat intrinsik material sambil menerapkan kontrol yang tepat selama pemrosesan. Sama seperti koki papan atas yang menguasai panas, teknik pemrosesan modern secara bertahap menjinakkan material yang keras kepala ini melalui kontrol yang tepat terhadap suhu, tekanan, dan frekuensi getaran.

10 foto foto
Tiga kunci untuk membuka potensi berlian industri
1. Pencetakan tekan panas
Ini adalah salah satu metode yang paling umum untuk memproses keramik silikon karbida. Metode ini menempatkan bubuk silikon karbida atau bubuk campuran ke dalam cetakan pengepresan panas dan memprosesnya menjadi bentuk di bawah suhu dan tekanan tinggi. Metode ini memiliki efisiensi produksi dan akurasi pembentukan yang tinggi, dan cocok untuk memproduksi produk keramik silikon karbida skala besar seperti alat potong, pelat aluminium yang ditarik panas, dll.
2. Pemasangan nat pada cetakan
Ini adalah metode pembentukan produk keramik silikon karbida yang murah dan cepat. Metode ini mencampur bubuk silikon karbida dengan bahan tambahan lainnya, menambahkannya ke air untuk membuat bubur, dan menyuntikkannya ke dalam cetakan. Kemudian, diproses dan dibentuk melalui pengeringan dan sintering suhu tinggi, dengan siklus pemrosesan yang singkat dan biaya rendah. Metode ini cocok untuk pembuatan komponen dengan kekuatan tinggi dan kepadatan tinggi serta komponen penahan beban.
3. Metalurgi serbuk
Metalurgi serbuk adalah metode pencampuran dan pembentukan serbuk silikon karbida dalam proporsi tertentu, kemudian disinter pada suhu dan tekanan tinggi. Metode ini memiliki proses produksi yang sederhana, beragam bentuk produk, dan akurasi pemrosesan yang tinggi, sehingga cocok untuk memproduksi produk keramik dengan presisi tinggi, kekuatan tinggi, dan tahan aus.
Dari sampel laboratorium hingga produksi massal di lini produksi, terobosan dalam pengolahan keramik silikon karbida menegaskan sebuah kebenaran: tidak ada material yang tidak dapat diproses, hanya teknologi yang belum berhasil ditembus. Dengan kematangan teknologi baru seperti pemrosesan laser dan sintering gelombang mikro, material superkeras yang dulunya menakutkan ini kembali berkembang di pabrik-pabrik pintar, menyuntikkan kekuatan inti yang tangguh ke dalam "manufaktur cerdas Tiongkok".

碳化硅耐磨块 (1)
Di lautan luas eksplorasi ruang angkasa dan gelombang hijau energi bersih, keramik silikon karbida sedang menuliskan legenda industri era ini dengan pesona materialnya yang unik. Pertarungan antara kekerasan dan kecerdasan ini mungkin menjadi lambang abadi umat manusia yang menerobos batas-batas teknologi.


Waktu posting: 09-Apr-2025
Obrolan Online WhatsApp!